Senin, 02 Mei 2016

Awas.... Hati-Hati Sama Yuki Kato

Senin |12 Maret 2012 | 05:26
Jakarta, KasaKusuK.com

Memang perlu berhati-hati dengan Yuki Kato, lihat saja bagaimana mantapnya kepalan tinju Yuki Kato yang seakan sedang berlatih tinju bersama dengan adiknya, Reina Meisilia Kato, yang membuat tangan si Adik kesakitan. Nampaknya Yuki Kato telah mempersiapkan dirinya dengan berlatih tinju untuk menjaga diri. Jadi jangan main-main sama Yuki Kato kalau tidak mau kena bogem mentahnya.

Yuki Kato Studi Wisata Ke Jepang

Minggu |25 Maret 2012 | 02:27
Jakarta, KasaKusuK.com

 
Yuki Kato bersama dengan rombongan dari sekolah mengadakan Program Studi Wisata Ke Jepang mulai dari tanggal 24 Maret sampai dengan 3 April 2012, yang diselenggarakan oleh Labo International Exchange Foundation Youth Exchange Indonesia yang berkerja sama dengan SMA bakti Mulya 400 Jakarta. Yuki Kato bersama rombongan masuk ke bandara pada pukul 20:30 WIB. Kesempatan ini tentu sangat menggembirakan untuk Yuki Kato yang ingin liburan ke Jepang tapi gagal terus, terutama tentu untuk bertemu dengan keluarga Papanya di Jepang. " studi wisata sambil nengok keluarga asyik juga..." begitu tutur Yuki Kato sambil tertawa senang.

Foto-Foto Yuki Kato Siap-siap Ke Jepang

Minggu |25 Maret 2012 | 14:35
Jakarta, KasaKusuK.com


Ini kesempatan yang ditunggu-tunggu Yuki Kato setelah sibuk dengan berbagai shooting sinetron dan lainnya, akhirnya kesampaian juga niatnya untuk bisa ke Jepang, biarpun bukan untuk liburan, tapi Program Studi Wisata selama 10 hari tetap saja sangat menggembirakan, paling tidak biarpun waktunya terbatas tetap bisa bertemu Papa, Nenek, dan keluarga lainnya di Jepang. Yuki Kato sangat semangat, bergembira, jauh-jauh hari Yuki sudah siap-siap, beres-beres, beli segala kebutuhan untuk di Jepang, tidak sabar menunggu tanggal 24 Maret 2012, dan akhirnya hari yang di tunggu datang di sambut dengan tawa cerianya. Di bandara pun Yuki Kato tidak sabaran.. "duhh... udah jam 8 belum juga check in..." cetus Yuki Kato tidak sabar. Hati-hati Kak Yuki, jangan lupa oleh-olehnya.


Yuki Kato Galau Menjelang Usia 17 Tahun

SABTU, 31 MARET 2012 10:21

Terjun ke dunia hiburan saat masih kelas 2 SD, nama Yuki Kato melambung sejak membintangi sinetron Monyet Cantik. Setelah berturut-turut main d Gol-Gol Fatimah, Dia Atau Diriku, dan Cahaya Gemilang, Yuki ingin fokus dengan sekolahnya di SMA Bakti Mulya 400.
Saat datang ke kantor Bintang pekan lalu, ada yang berbeda dari artis yang tinggal di kawasan Cibubur ini. Pipinya terlihat gembil. Lengannya agak besar. Tak heran beberapa minggu terakhir ini Yuki rajin berolahraga. “Mumpung break syuting. Aku yoga, treadmill, bersepeda, dan renang. Itu rutin aku lakukan setiap pulang sekolah,” sebut Yuki yang enggan menyebut berat badannya sekarang. “Ada, deh. Lebih dari 50 kg. Enggak lihat, nih chubby banget, hehehe,” dia terkekeh.
Yuki doyan ngemil. Apa saja masuk ke perutnya. Dari bakso sampai satai ayam. “Itu sebabnya, aku lebih mengurangi camilan dibanding makan besar. Itu tantangannya. Pernah aku enggak makan makanan pokok (kayak nasi), tapi karena ngemil kuat banget, tetap saja berat naik,” ungkap Yuki. Yuki menargetkan berat badannya turun hingga menjadi 47 kg. “Aku pengin badanku lebih berisi saja,” Yuki berharap.
Menurunkan berat badan bukan satu-satunya target. Penyabet penghargaan Artis Utama Ngetop SCTV Awards 2011 ini juga ingin punya tubuh tinggi. Targetnya 175 cm. Kalau bisa mengalahkan papanya, Takeshi Kato. “Aku berlatih untuk meninggikan badan juga,” tukas Yuki. Sekarang saja Yuki sudah tergolong tinggi, 168 cm. Yuki akan banyak berolahraga yang bisa meninggikan tubuh seperti basket dan renang. Juga mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Jelang usia 17 tahun yang jatuh pada 2 April nanti, Yuki dihadapkan pada dua pilihan: naik level menjadi dewasa atau tetap menjadi anak-anak. “Pilihannya, ya tergantung padaku sendiri,” akunya. Di satu sisi, Yuki bisa terlihat dewasa. Contohnya, dia sudah bisa menyelesaikan masalah sendiri dan memutuskan sesuatu yang menurut dirinya paling baik. Di sisi lain, sifat kekanak-kanakannya kentara. Gayanya, cara bicaranya, manjanya. “Ini memang fasenya,” kata Yuki.

Yuki Kato Bingung Memilih Jadi warga negara Indonesia atau Jepang

SABTU, 31 MARET 2012 11:03 


 
Berayah warga negara Jepang, Yuki Kato sering mengunjungi negeri asal ayahnya. Banyak hal menarik dia temukan di sana. Akankah Yuki pindah kewarganegaraan dan tinggal di Jepang?
Nama Yuki Kato tak bisa dilepaskan dari Negeri Sakura. Dilahirkan di Malang, 2 April 1995, Yuki berdarah campuran Jepang, Madura, Jawa, dan Sunda. Ayahnya, warga negara Jepang, bekerja di sebuah perusahaan besar di Jepang. Ibunya, Twinawati, seorang ibu rumah tangga. Yuki punya dua adik, Reina Meisilia Kato dan Sakura Descaesar Kato.
Keluarga besar Yuki di Jepang tinggal  di Tokyo. Kakek-neneknya di Yokohama. “Aku sering pulang ke Jepang. Menarik, sih Jepang. Apalagi keluargaku banyak di sana. Jadi enggak pernah bosan dengan Jepang. Selalu saja ada sesuatu yang membuatku tertarik setiap ke sana,” terang Yuki.
Mengaku bisa bicara bahasa Jepang dan mengenal budaya Jepang dengan baik, Yuki tertarik pindah kewarganegaraan. Namun, tidak dalam waktu dekat. “Masih bingung. Di satu sisi aku pengin jadi warga negara Jepang, tapi di sisi lain aku juga senang jadi warga negara Indonesia. Aku dikasih waktu sampai umur 21 tahun untuk menentukan mana yang akan aku pilih. Jujur, sampai sekarang aku enggak tahu mau memilih yang mana,” kata Yuki.

POLLING: Siapa Pemeran Utama Sinetron Stripping yang Masih Bisa Diandalkan PH dan Stasiun TV?

KAMIS, 22 MARET 2012 18:30 

Persaingan sinetron antar-rumah produksi dan stasiun TV semakin ketat. Tak bisa dipungkiri, pemilihan aktor dan aktris utama menjadi faktor yang berpotensi menarik penonton. Siapa masih bisa diandalkan?
Pada akhirnya, pemeran utama menjadi ‘jualan’ sebuah sinetron di samping jalan cerita. Hal ini dipahami betul oleh rumah produksi dan stasiun TV. Akibatnya, sekarang sosok aktor dan aktris utama sinetron selalu identik dengan rumah produksi atau stasiun TV tertentu. Di sini, sinetron dipasok oleh rumah produksi. Beberapa rumah produksi, sudah terikat kontrak dengan stasiun TV. Karena itulah kesan 1 artis identik dengan 1 stasiun TV tak bisa dihindari.
Bahkan ada tanggapan seorang artis yang identik dengan kelompok TV A, kecil kemungkinan bisa tampil di kelompok TV B, meski sekadar nongol di infotainment. Fenomena ini berbeda dengan industri TV Korea atau Taiwan, di mana artis-artis serial TV bisa bermain untuk stasiun TV yang berbeda-beda. Ambil contoh Jung Il Woo. Setelah 49 Days (SBS, 2011), ia tampil di Flower Boy Rumyun Shop (tvN, 2011), dan terakhir di The Moon That Embraces The Sun (MBC, 2012).
Jika seorang artis sukses membintangi satu sinetron, umumnya rumah produksi akan memakai artis yang sama untuk berikutnya. Ambil contoh Nikita Willy. Sejak bergabung di SinemArt tahun 2009, wajahnya nyaris tidak pernah absen di layar RCTI. Pilihan SinemArt-RCTI memang tidak salah. Berturut-turut ada sinetron Nikita, Safa dan Marwah, Putri Yang Ditukar, sampai Yusra dan Yumna yang kini masih tayang.
Sementara SCTV, punya andalan Yuki Kato. Dalam jangka 6 bulan terakhir (September 2011-Februari 2012), ada 3 sinetron yang telah dibintangi peraih Aktris Ngetop SCTV Awards 2011 ini; Gol-Gol Fatimah, Dia Atau Diriku, dan Cahaya Gemilang.
Menurut Anda, siapakah pemeran utama pria dan wanita sinetron yang masih bisa jadi andalan rumah produksi dan stasiun TV?
POLLING SUDAH DITUTUP. HASIL POLING LIHAT DI SINI

POLLING REPORT: Ini Pemeran Utama yang Bisa Diandalkan PH / Stasiun TV

JUMAT, 30 MARET 2012 17:21


SIAPA pemeran utama sinetron stripping yang masih bisa diandalkan PH / stasiun TV?

Pekan lalu kami membuka polling dengan tema di atas. Kami menerima lebih dari 200 ribu suara untuk kategori aktris, dan lebih dari 160 ribu suara untuk kategori aktor. Berikut pemeran utama yang masih bisa diandalkan PH / stasiun TV versi pembaca situs ini.

AKTOR

DUDE HARLINO

Namanya melesat sejak tren stripping mulai melanda akhir tahun 2006 lalu. Hampir semua sinetronnya mendapat rating yang tinggi dan jumlah episodenya ratusan. Sebut saja Intan, Cahaya, Nikita, sampai yang terakhir Dewa. Ketika sebuah sinetron ratingnya dianggap tidak memuaskan, Dude Harlino seolah menjadi senjata bagi SinemArt / RCTI. Seperti ketika tiba-tiba ia bergabung di Dia Jantung Hatiku, yang sejatinya dibintangi Naysilla Mirdad, Christian Sugiono, dan Rionaldo Stokhorst.

SAMUEL ZYLGWYN

Wajah imutnya mencuri perhatian ketika membintangi sinetron Bintang bersama Alyssa Soebandono dan Ayudya Bing Slamet. Sinetron Bintang berakhir, Samuel Zylgwyn meninggalkan SinemArt dan masuk Multivision Plus. Di PH milik Raam Punjabi ini, Samuel cukup dikenal lewat sinetron Inikah Cinta dan Cinta Indah. Tahun lalu, Samuel kembali bernaung di SinemArt dan sukses lewat Anugerah yang dimainkannya bersama Nabila Syakieb. Belum genap 2 bulan Anugerah tamat, Samuel dipertemukan kembali dengan Nikita Willy dalam Yusra dan Yumna. Samuel-Nikita pernah dipasangkan di Pengantin Kecil.

DERBY ROMERO

Mulai dikenal ketika mendampingi Sherina Munaf di film Petualangan Sherina, Derby Romero beralih jadi pemain sinetron remaja di berbagai PH; Indahnya Karuniamu (Multivision/Indosiar),Kepompong (Frame Ritz), Mawar Melati (MD Entertainment) dan Putih Abu-Abu (Screenplay) yang semuanya tayang di SCTV.  Judul terakhir kini menjadi sinetron andalan SCTV. Bahkan sempat menduduki  posisi 1 rating harian.

CHICCO JERIKHO

Sempat menjabat sebagai pemeran pendamping di beberapa sinetron Multivision, sebelum akhirnya menjadi salah satu aktor utama MD Entertainment. Chicco tercatat pernah bermain diCinta Bunga 1 dan 2, Chelsea, BCL: Bayu Cinta Luna, Sinar, Taxi 1 dan 2, Cahaya Cinta, danAishiteru.

EVAN SANDERS

VJ MTV yang banting setir jadi pemain film, kemudian sinetron. Evan Sanders pernah bermain di sinetron Multivision dalam Perawan Desa, Haruskah Kumati dan Roman Picisan. Namanya semakin dikenal di jagat sinetron setelah dipasangkan dengan Chelsea Olivia dalam sinetronAntara Cinta dan Dusta (MD Entertainment). Kini ia membintangi Kisah Rama Shinta(Screenplay) yang tayang di Indosiar.

AKTRIS

NAYSILLA MIRDAD


“Lahir” di SinemArt dan terus menjadi andalan sejak kesuksesan Liontin (2005), sinetron yang disebut sebagai trendsetter stripping. Peran lugu dan polos menjadi ciri khasnya. Mencoba tampil beda, Naysilla Mirdad menjajal peran tomboy dalam sinetron Dewa. Walau pernah dipasangkan dengan aktor lain seperti Rionaldo Stokhorst, Kevin Andrean sampai Reza Rahardian, sebagian besar sinetron yang dibintanginya mengharuskannya berpasangan dengan Dude Harlino.

MARSHANDA

Peran utama sudah didapatkannya semenjak kanak-kanak, lewat sinetron fantasi Bidadari produksi Multivision. Pindah ke SinemArt, Marshanda berkembang jadi idola remaja lewat Kisah Kasih di Sekolah, Kisah Sedih di Hari Minggu, Putri yang Terbuang sampai Benci Bilang Cinta. Marshanda yang kini berjilbab, membintangi sinetron Karunia yang sedang tayang di RCTI.

LAUDYA CYNTHIA BELLA

Tak banyak artis yang bisa eksis di layar kaca sekaligus layar lebar. Laudya Cynthia Bella salah satu artis yang aktif baik di drama TV maupun film bioskop. Di usianya yang baru 17 tahun, Bella mendapat gelar Aktris Paling Ngetop versi SCTV Awards 2005 lewat sinetron komedi Juragan Jengkol. Di era stripping, artis MD Entertainment ini membintangi Cinta Bunga, Tasbih Cinta, dan Kesetiaan Cinta yang mencapai ratusan episode.

AULIA SARAH

Karakter Dik Nada yang dibawakannya di Pesantren & Rock N Roll (Screenplay) langsung mencuri perhatian. Padahal, artis yang mengawali karier sebagai Gadis Sampul ini sebelumnya sudah pernah mendapat peran kecil dalam sinetron produksi MD Entertainment macam Amira dan Terlanjur Cinta. Selain sinetron, beberapa film layar lebar dan FTV telah ia bintangi.

YUKI KATO


Mulai mencetak rating ketika bermain sebagai Rachel (Nirina Zubir) cilik dalam Heart Series(Starvision) yang dulu tayang di SCTV. Kiprahnya sebagai pesinetron kian mantap setelah membawakan karakter Ajeng dalam sinetron Arti Sahabat (Rapi Films) yang tayang lebih dari setahun di Indosiar. Berkat perannya di Gol-Gol Fatimah, Yuki mendapat gelar Aktris Paling Ngetop versi SCTV Awards 2011. Setelah Dia Atau Diriku tamat, Yuki pindah dari Rapi Films ke Verona Pictures lewat sinetron Cahaya Gemilang, meski masih sama-sama tayang di SCTV.